“Ngga Red, ngga apa-apa.. Film Porno Saya akan berusaha..”, gua memelas. Hhgghh..”, tak sadar gua juga ikutan mendesah. “Maaf Bu?” Gua bales, berharap pertanyaan yang berbeda muncul. Yang jelas membuat situasi menjadi tambah runyam. Dari pantulan kaca mata gua sadar ternyata baju yang dia kenakan berbeda dengan yang dipakai waktu mengajar sebelumnya. Apalagi dengan kacamata aneh yang segede pantat Teh Botol.. Setengah jam berlalu tanpa kabar. Hmh, kecuali si cewe ‘cilik’ itu. Ibu bakalan sangat lembut koq”, beliau tersenyum halus. Ternyata bukan mimpi! “Eh Red.. Ehh..”, jawab gua.. Rupanya pintu itu sedikit terbuka. Jadi gua cuman main-mainin dikit sama tangan gua.. Siapa yang tadi tendang meja?,” sambarnya dengan pedas.




















