Ramah mengangkat dengan nada kesal “abang dimana kok ngga datang ?. Mulai dari ujung rambut kuperhatikan sampai ujung kuku serta seisi dalam kamar itu sebelum masuk. Bokep Ojol Yang pasti aku tidak tahu persis apa cerita orang itu, hanya melihat Ramah dipeluk silaki-laki tadi dengan erat sambil mencium bibir Ramah di tengah-tengah lampu yang samar-samar. Ramah membalas sentuhan tangan Roni sampai pada gemgaman yang gemas sama-sama dilakukan. Aku mau duduk terasa sakit di selangkanganku, Roni kulihat dengan senyum sambil memeluk aku. Penulis yang masih terus penasaran melihat tindakan gadis tersebut. Sebelum pergi Ramah mendekatiku sambil mengatakan “bang Ramah mau pergi, pokonya besok aku hubungi abang, ok bang ?” aku mengiyakannya.




















