Semuanya sudah terpenuhi, Ma.” katanya sembari terus memompa tubuhku.“Tidak, Dodi… aku mamamu, sayang…” kataku terbata-bata dan tanpa sadar aku sudah memeluknya juga.“Aku tak mau menikah lagi, Ma. Aku sudah lelah menyemangatinya. Bokep Ojol Untung orang yang mendengarnya tidak menangkap.“Kita mau makan apa, sayang?” kata Dodi padaku saat kami memasuki restoran. Akhirnya aku setujui, karena sebenarnya sejak tadi malam aku juga sudah menginginkannya.Kami menuju puncak melalui jalan tol. Sejak kematian menantuku, Lina, anakku Dodi menjadi duda. Tiba-tiba Dodi datang dengan melilitkan handuk di tubuhnya. Mama segalanya bagiku,” katanya pula.“Jangan, Dodi… nanti ketahuan.” kataku.“Kita harus pandai merahasiakannya, Ma.” jawab Dodi, sembari terus menggenjotku dari atas.“Tapi…”“Ya, kita harus pandai menjaga rahasia ini, Ma,” jawabnya.




















