Kini, kemaluanqu suda-h diiisii lagii dgn kemaluan Benii. Shafiira diam aja.“Shafiira! Bokep Tante Serbuuuuu!!” Serentak, delapan orang iitu maju seolah mau mengejar kita, aqu dan Shafiira langsung mundur sembari tertawa-tawa. Dia orangnya lumayan cantiik, meski lebiih pendek dariiku, tetapi dia seriing banget gonta-gantii pacar. Akh! Meski sebenarnya wajahku cukup maniis (bukannya sombong, iitu kata kawan-kawanku…) aqu sudah lumayan lama menjomblo, 1 tahun. Tanpa menunggu jawaban, Agam memeluk piinggangku, aqu kaget, namun sebelom protes, tangan Firman sudah menempel di pahaqu yg terbungkus celana selutut, sementara pelukan Agam membuatku mau tak mau berbariing di dadanya yg biidang. Aqu langsung mengenalii delapan orang iitu, Yudhi, Rahadi, Firman, Kiikii, Dana, Ben, Agam, dan Ronii. Tetapi Kiikii malah menanggapii seriius, tangannya naiik menyentuh bahu Shafiira.




















