Cuma mentok di kancing bajunya. Jav Sub Indo Yah, mentok di celana jeans-nya. Gimana nanti. “Iya…” kataku lagi. Oh iya, ternyata juga dia memberi tahu kepadaku bahwa dia itu Chinese, dan aku juga kasih tahu dengan dia bahwa aku orang pribumi.Hampir sebulan aku hanya saling menelepon dengan dia, seringnya sih di kantor. Sampai juga aku di depan rumahnya. Sebagai level manager, aku bersyukur aku diberi fasilitas yang kupikir lebih dari cukup (soalnya dari dulu aku biasa diajarkan hidup sederhana, walaupun bapakku tidak begitu miskin). Pokoknya kubilang, besok siang spare part itu harus sudah ada.Walaupun pihak supplier belum bisa mengatakan sanggup, soalnya barang itu mesti pesan dulu ke Jepang.




















