“Yanti juga butuh gituan, sudah lama.”
“Sama-sama.”
Penisku berkedut dalam dirinya, dan dia bertanya apakah aku keluar. Bokep Sub Indo Matanya terbuka, tetapi mata itu kelihatan berkaca-kaca. Dengan sigap kumundurkan truk gandeng trailer ke tempat yang ditunjuk tukang parkir, aku turun dari kabin sopir, membuka pasak roda kelima, melepas saluran udara dan koneksi listrik, dan menurunkan roda penyangga gandengan. Dia menatapku aneh, tapi sebelum bilang apa-apa, aku bilang padanya “Aku takut akan menyakitimu. “Dia mencintai Yanti om, dia hanya lagi susah sekarang kali om.”
“Benar! Yang Yanti dapet uang palsu dari kamu, tapi Yanti gak tahu itu palsu dan Yanti berikan ke kasir. “Aku bilang mau nelepon lagi ntaar!” dan dia menutup telepon. Yanti dapat uang lumayan om, tapi setelah mulai gendut, mereka gak kasih job lagi.










