“Tan aku mo kerumah tman dulu ya!?” ujar Nita brpamitan sraya matanya mlirik kearahku. “Ya bisa… ” jelasku dngn cepat, takut tante Ivone brubah fikiran lagi. Bokeb Belum habis lamunanku,tiba tiba kulihat tubuh tante Ivone
trhuyung lemah ingin trsungkur. Akupun brusaha untuk menahan dan menenangkan hatiku. “Ga papa kan tan??” tanyaku penuh rasa khawatir, sraya mmapah tubuh tante Ivone. “Aowww…” jerit kecil tante Ivone saat tlunjukku brhasil memasuki lobang memeknya. Tante Ivone pun mrebahkan tubuhnya sraya brnafas panjang. Tante Ivone mmbuka pahanya tak kala jari tlunjukku brusaha masuk kedalam lobang yg ada
ditengah bulu bulu halus miliknya. Meskipun nampak angkuh, namun kcantikan wajahnya tak dapat disembunyikan. Mmbuat hatiku brdebar makin cepat. Aku baru saja selesai mandi dan brniat
ngeteh diteras rumah sambil mnghirup udara pagi yg segar.










