10menit berlalu, tak ada juga perubahan apa2, aku jadi berdebar2 membayangkan efek apa yang akan terjadi nati. Sempit memang. Jav Sub Indo dan perlahan tapi pasti kemaluanku amblas semua. ”Baik, kenapa nih? Dia rebah telentang pasrah dengan pandangan sayu menatapku yang sibuk membuka sepatu dan celana panjangku.Setelah hanya tinggal celana dalam seperti juga halnya Nana, aku langsung menubruk dan mulai berkonsentrasi pada pangkal pahanya. ”Ayolah Na.. Setelah selesai mandi kami mengenakan handuk dan kami duduk di sofa sambil aku peluk dia. Akhirnya kami menuju Nine Ball Cafe. aku lagi BT banget, main bilyard yuk ntar malem..?” kataku dengan mata menyelidik untuk melihat response darinya.Dia tidak menjawab, diam saja dan bahkan seperti pura2 tidak mendengar ajakku sama sekali.




















