Dari yang di daerah sampai ke Mahkamah Agung (ini kata majalah Tempo loh). Video bokep “Ya entahlah”, jawab saya. Menurut persepsi saya (mudah-mudahan persepsi saya salah) dunia peradilan di negeri kita masih semrawut. Sementara nafsu saya sudah mulai terbangun dengan pemijatan pada bokong tadi. Itu terjadi waktu saya bangun pagi. Mula-mula dia memang menolak. Orangnya tinggi, atletis dengan potongan rambut cepak, dan penampilannya seperti militer. Dia adalah boss tempat saya secara resmi bekerja. Kenalkan namaku Indah. Dia menurut. Ya pasti ada. Kebetulan Pak Hendrik mem-booking saya. Saya bukan pelacur kelas Kramat Tunggak apalagi Monas di Jakarta atau Gang Dolly di Surabaya. Saya, mahasiswa tingkat terakhir Fakultas Hukum salah satu universitas swasta, jurusan hukum perdata.




















