Kedua orang tuanya bekerja, sementara pacar saya anak satu-satunya. Bokeb Kebetulan Kak Niko tidak pernah menutup jendela kamarnya yang terletak di dalam rumah. Sepertinya saat itu tidak ada beban dan rasa bersalah dengan keputusan yang saya ambil itu.Apalagi ketiga kakakku juga tidak ada yang dapat sebagai panutan. Kerjanya hanya main, dan kalau siang tidur. Kerjanya hanya main, dan kalau siang tidur. Namun anehnya saya menikmati, dan membiarkan tangan itu menelusuri daerah sensitif saya.Teringat yang dilakukan pacar saya, seperti saat pacar Kak Mira melakukan hal yang sama. Pacar saya sepertinya telah berpengalaman dalam berpacaran. Bukan sakit yang saya rasakan, tapi kenikmatan. Karena ayah dan ibu pulang rata-rata sudah larut malam. Saya sendiri sebagai adik sampai berpikir mau jadi apa nanti Kak Niko itu.Pernah suatu hari,




















