Sebentar saja sudah terdengar suara air yang menghantam lantai di dalam kamar mandi.Sedangkan aku masih duduk di ranjang ini, bersandar pada kepala pembaringan.Aku menunggu sampai Susiana keluar dari kamar mandi dengan tubuh terlilit handuk dan rambut yang basah.Aku terus memandanginya dengan berbagai perasaan berkecamuk di dalam dada. Dia melepaskan pelukanku dan turun dari pembaringan. Bokep Barat Bagaimanapun aku sudah merenggut kegadisannya. Wajah gadis itu masih terus membayang di pelupuk mata. Aku sudah Berkeluarga yang memiliki 1 Orang istri dan Anak,yang awal nya aku hanya mencoba Relax untuk pergi karaoke malah keterusan. Meskipun baru beberapa saat kenal, tapi sikapnya sudah begitu manja. Perih…”, rintih Susiana tertahan, saat aku mulai kembali mendobrak benteng pagar ayunya untuk yang kedua kalinya.




















