Tubuhnya yang putih montok hanya ditutupi oleh selembar kain katun berwarna biru langit yang tipis.Aku segera masuk ke kamar mandi yang masih terletak di dalam ruangan. Aku tak menyahut. Film Porno Aku pun lalu membalikkan badanku, membelakangi tubuhnya dan terbang ke alam mimpi.Aku terbangun karena hawa udara yang terasa panas. aku suka itu!” ujarku datar diikuti tawa kami berbarengan. “Yahh.. aktifin tuh handphone-nya..!”
“Klik!” Perlahan-lahan aku berjalan menuju kamar mandi. Hari masih pagi. Aku hanya menarik napas dalam-dalam. Kulihat sebelahku telah kosong. Jam dinding kamar itu sudah menunjukan pukul duabelas kurang sedikit. Anehnya, pengunjung bar yang lain tampak sama sekali tak peduli dengan aktivitas konyol yang berlangsung saat itu.




















