Karen mengangguk tanda mengiyakan, dan kemudian bertanya, “Dedek kak Ditto mau Karen bangunin dulu ngga?”. “Karen, aku pengen confess sesuatu nih!”, kata-ku dengan deg-degan. Bokep SMA “Kak Ditto kok belon tidur?! Karen terdengar riang sekali. Aku buka kaos-ku dan merebahkan tubuh-ku dengan posisi telungkup. Tapi sia-sia saja. Aku selalu menyampaikan kepada-nya bahwa aku ingin Lisa tinggal bersama aku di Australia dan menyakinkan kepada-nya bahwa aku bisa sukses di Australia, dan mampu mejamin kehidupan kami berdua. “Kalo begitu, aku boleh buka celana Karen ngga?!”, tanya-ku. Setelah kuteguk obat-nya, Karen bilang kepadaku akan mengusap dada dan punggung-ku dengan minyak kayu putih lagi setelah dia selesai mandi. Mungkin Karen merasa tidak enak, dan mungkin bisa membuat aku sedih atau bahkan marah.




















