Liat tuh sekarang.Ya gimana lagi. Bokeb tanya Pak Darmawan lembut.Aku takut-takut melihat ke arah mereka bertiga. Tubuhku yang kecil diseret paksa oleh ketiganya ke dalam sebuah kamar tidur berukuran besar.Nah, sekarang iket tuh lonte di kursi.Aku merinding sejadi-jadinya. Lelah karena meronta dan berteriak-teriak, aku mulai menangis.Jangan iket gue! Aku pergi dulu ya Pa.Setelah Gilang meninggalkan ruangan, hanya tersisa aku dan Pak Darmawan. Liat aja tuh, mau ketemu bokap gue sok-sok pake rok segala. Dosen pembimbingku yang selama ini aku hormati kini sedang melecehkanku. jawabku sambil tersenyum manis. aku terdiam sejenak. aku cemberut pada ide Natalia. Pak Darmawan masih juga memainkan lubang vaginaku yang sekarang sudah sangat banjir.Mmhhh masukin aja kontolnya. Biaya perjalanan selama proyek saya tanggung karena kamu akan membantu saya dalam pengambilan data.










