“Emang.. Ko.., jangan diterusin” kata Rin dengan nada hampir menangis.Saya terus saja memompanya.. Bokep Korea Ach..” desah Rin membalas ucapan saya.Sayapun tidak hanya mencium bibirnya saja tapi bergerak terus menelusuri telinga, leher dan kembali lagi ke bibirnya. Rin.. “Ya sudah.. Nggak ada apa-apa khok” kata Rin kemudian.Dengan rasa kesal, saya tutup album itu.“Kamu pacaran sama dia?” tanya saya kepada Rin. Saya nggak mau” tanya Rin kepada saya. Kita ikuti sampai mereka masuk ke sebuah hotel di samping stasiun.“Sudah, samperin aja Ko, cuek aja.. “Sebentar ya, saya buatkan teh dulu untuk kamu” kata Rin sambil berjalan ke arah dapur.Sayapun kemudian duduk dan seperti biasanya di bawah meja tamu terdapat beberapa album dan saya mengambil satu yang paling atas. Jangan-jangan aku salah liat, tapi kita ikutin aja




















