Tangan kananku kucoba untuk melepaskan zipper celana jeans Vionita dan juga celanaku.Kudengar semakin keras desahannya ketika alat kelamin kami saling bertemu, meskipun masih terhalang oleh CD masing-masing. “Pelan-pelan Mas..” ucapnya lirih.Tak kusangka tingkah lakunya yang agak centil selama ini ternyata tidak serta merta membuatnya menjadi cewek gampangan. Bokeb “Terserah Mas deh..” tangannya menggenggam tanganku dgn erat.Tak berapa lama, matanya seakan mengajakku untuk pindah ruangan. Gimana.. Selang beberapa lama, Vionita bergerak, berbalik membelakangiku.Kutahu maksudnya, sambil dituntunnya, penisku kumasukkan ke dalam vaginanya dan kamipun memulai ‘aksi’ doggy style. Kebahagiaan kami berjalan seperti layaknya sebuah keluarga kecil yang bahagia, tanpa kekurangan satu hal pun.Hingga pada suatu saat, perusahaan yang bersebelahan dgn aku, sebut saja PT xxx, mempekerjakan seorang karyawati baru di bidang administrasi.Namanya Vionita.




















