Dan aqu selalu menganggapnya sebagai kawan biasa saja. Lidya hanya diam saja.“Jangan lupa jam tujuh malam, ya..” kata Tante Amanda mengingatkan.“Iya, Tante”, sahutku.Dan memang tepat jam tujuh malam aqu datang ke rumah Lidya. Bokep Tobrut Aqu tak rela Mbak Indira jadi milik orang lain. Ayo..”, ajak Lidya setengah memaksa.“Namun apa nanti Mama dan Papa kamu tak marah, Lin?”, tanyaqu masih tetap tak mengerti keinginannya.Lidya tak menyahuti, malah berdiri dan menarik tanganku. PadahaI waktu itu Lidya sudah dipengaruhi gejolak membara dgn badan polos tanpa sehelai benangpun menempel di badannya.“Kau..”, desis Lidya terputus suaranya.“Ada apa, Lin?” tanyaqu polos. Kalo mengingat kejadian itu memang menggelikan sekali. diberi sama Mas Herlambang”, sahutku bangga.“Siapa namanya?” tanya Tante Amanda lagi.“Bobby”, sahutku tetap dgn nada bangga.Tante Amanda meminjamnya sebentar untuk berjalan-jalan.




















