Penny’ku tanpa rasa jijik sedikitpun. Bokep Tante Penny’, dia kan belum nikah ? Jika aku tak salah, hampir tiga jam lamanya hujan turun, dan hampir tiga jam kami berpelukan menahan dingin. “Maaf” katanya. Tak sedikitpun waktu yang kami sia-siakan. Akhirnya kami terus berjalan menuruti naluri saja. Romantis sekali tempat kami itu. Anisa akan melanjutkan S2 nya di USA, karena keluarganya ada disana. Dalam dua jam perjalanan itu, tangan dan jari-jari Anisa tak henti-hentinya merogoh celana dalamku, dan memegangi ‘Mr. Pada jam 12 tengah malam, bulan nampak bersinar terang benderang. Aku masih merasakan getaran-getaran aneh di hatiku, tatapan Anisa masih menantang dan panas, senyumnya masih menggoda.




















