Setiap hari bertemu mas Deden, hampir setiap hari makan siang dengannya, mendengar suaranya dan semua hal tentangnya membuat jantungku berdebar tidak karuan. Bokep Twitter Keberuntungan berpihak padaku, bank swasta tempat mas deden bekerja membuka lowongan, vera menyarankan agar aku mencoba di sana, siapa tahu jalanku lebih mudah karena kenal dengan mas deden. Sampai akhirnya, aku dipanggil oleh atasanku dan pihak HRD. Hatiku juga terluka, walaupun aku memang pantas mendapatkannya. Aku melakukannya dengan halus, aku sering melontarkan pujian dan membuatnya tersenyum bangga. Aku bersyukur masih ada pria yang mau menerimaku, karena aku sudah sampai di titik pasrah. Ingin sekali aku menepis semua itu, tetapi apa yang mereka katakan benar.




















