Vagina endah menyemburkan cairan cintanya, dan aku menyemburkan sperma kental yang telah lama kusimpan.“Aaaarrrggghhh!!” Teriak endah sangat keras“Hhaaarrrgghhh!!” Aku pun membalas.Kelamin kita saling menyemburkan cairan yang tentunya memiliki kandungan yang sama karena kita adik-kakak kandung.1 Menit kita dalam klimaks yang tak terkendali sehingga hanya tinggal nafas kami yang ngos-ngosan.Setelah situasi terkendali, aku mencabut penisku yang mulai lunglai meskipun masih agak keras. Link Bokep Endah tidak memperdulikan keberadaanku di belakangnya yang sudah sangat dilanda birahi.“Aku juga masih pengen punya anak lagi” kataku serius“Memang tiga masih kurang?” Tanyanya sambil tersenyum geli.“Kurang, makanya ayo kita buatnya sama-sama, ndah”Belum sempat endah berpikir apa maksud kalimatku.




















